Harus ada yang jaga
Satu orang berdiri di samping booth untuk menerima uang, menekan tombol, dan menjelaskan cara pakai. Gajinya jalan terus, ramai atau sepi.
Pelanggan pilih paket, bayar, foto, lalu bawa pulang cetakan dan softcopy-nya tanpa perlu dibantu siapa pun. Kamu cukup lihat hasilnya dari HP.
Sentuh layar untuk mulai
Kopi Titik Temu · SenopatiTiga hal yang paling sering kami dengar dari pemilik booth. Kalau salah satunya terasa akrab, halaman ini untukmu.
Satu orang berdiri di samping booth untuk menerima uang, menekan tombol, dan menjelaskan cara pakai. Gajinya jalan terus, ramai atau sepi.
Tanpa panduan yang jelas, satu sesi bisa molor. Yang antre di belakang menyerah, yang di depan merasa diburu.
Booth di cabang lain tidak terlihat. Kertas habis, kamera lepas, atau pembayaran gagal baru ketahuan belakangan.
Dari pelanggan yang baru pertama kali foto di booth sampai yang sudah langganan, semuanya selesai sendiri. Mau lihat tiap layarnya? Demo di atas bisa kamu mainkan.
Harga dan isi paket tampil jelas. Begitu pembayaran masuk, sesi langsung mulai.
Hitung mundur, lihat diri sendiri di layar, jepret. Kurang pas? Ulangi pose itu saja.
Pilih template dan filter, geser foto ke slotnya. Tiap cetakan boleh beda frame.
Cetakan keluar dari printer, softcopy diunduh lewat QR. Selesai, tanpa tanya petugas.
Tiga hal yang langsung berubah begitu booth-mu pakai FotoYuk.
Pelanggan scan QRIS di layar. Tidak ada uang tunai di booth, tidak ada kembalian, tidak ada catatan manual. Semua transaksi muncul di dashboard.
Dua strip, satu lembar 4R, foto sepuasnya sepuluh menit, atau softcopy saja. Tiap cabang boleh punya paket dan harga sendiri, diubah kapan pun.
Pendapatan hari ini, sesi yang selesai, sisa kertas, dan booth mana yang online. Satu login untuk semua cabang.
Frame bertema tempatmu, filter warna pilihanmu, dan warna layar yang mengikuti brand. Pelanggan pulang membawa nama kafemu di tangan. Coba ganti di sini, strip di sebelah ikut berubah.
Buka dari HP atau laptop: pendapatan hari ini, sesi yang selesai, sisa kertas, dan booth mana yang sedang online. Tidak perlu telepon penjaga untuk tahu kondisi lapangan.
Booth beroperasi di tempat yang sinyalnya tidak selalu bagus dan uangnya nyata. FotoYuk dibuat dengan asumsi itu.
Kamera dan printer dikendalikan dari PC booth sendiri. Pelanggan yang sudah bayar tetap dapat cetakannya. Softcopy menyusul begitu koneksi kembali.
Sesi baru mulai setelah pembayaran benar-benar diterima, bukan karena pelanggan bilang sudah bayar.
Sisa kertas tiap printer terlihat di dashboard. Paket yang butuh cetakan lebih banyak dari sisa kertas otomatis tidak ditawarkan.
Softcopy hanya bisa dibuka lewat link pribadi dengan masa aktif. Fotonya punya salinan cadangan, jadi tidak hilang kalau ada perangkat yang rusak.
Paket, harga, frame, dan warna diatur per lokasi. Kafe, studio, event, dan mall memakai booth yang sama dengan pengalaman yang berbeda.
Sudut kosong jadi alasan orang datang lagi.
Tidak perlu tim IT. Kalau kamu sudah punya kamera atau printer, kemungkinan besar bisa langsung dipakai.
Ceritakan tempat dan rencanamu. Kami tunjukkan kiosk dengan paket, frame, dan warna brand kamu.
PC layar sentuh, kamera Canon atau webcam, dan printer foto. Kami pasang aplikasinya dan uji sampai cetak.
Atur paket dan harga dari dashboard, lalu biarkan booth melayani. Kamu pantau dari mana saja.
Bayar sekali untuk booth pertama, lalu langganan per booth per bulan. Semua yang kamu lihat di halaman ini sudah termasuk.
Harga perkenalan. Pajak mengikuti ketentuan yang berlaku. Perubahan harga tidak berlaku untuk booth yang sudah berjalan.
Ini alat bantu berpikir, bukan janji. Semua angka di bawah bisa kamu ubah sesuai lokasi dan harga yang kamu rencanakan.
Hari biasa bisa jauh lebih sepi dari akhir pekan. Pakai rata-rata yang jujur.
Harga paket yang paling sering dipilih pelangganmu.
Hitungan kasar dari angka yang kamu isi, untuk satu booth. Belum termasuk biaya sekali bayar Rp 3.000.000, pajak, dan bagi hasil dengan tempat.
Ceritakan tempat dan rencanamu. Kami tunjukkan booth-nya dengan paket, frame, dan warna brand kamu, lalu bahas perangkat dan biayanya tanpa basa-basi.
Yang biasanya ditanyakan pemilik sebelum pasang. Kalau pertanyaanmu belum ada di sini, bawa saja ke sesi demo.
PC Windows dengan layar sentuh, kamera Canon (atau webcam untuk mulai), printer foto, dan koneksi internet. Aplikasi FotoYuk kami pasang dan uji di PC yang sama sampai cetakan pertama keluar.
Kamera dan printer dikendalikan dari PC booth sendiri, jadi sesi yang sudah dibayar tetap selesai sampai cetak. Softcopy diunggah begitu koneksi kembali. Pembayaran QRIS memang butuh internet.
Ke akun merchant QRIS atas nama usahamu, lewat Midtrans atau DOKU. Kiosk melanjutkan sesi hanya setelah pembayaran dikonfirmasi. Semua transaksi tercatat di dashboard.
Bisa. Frame diunggah sebagai gambar dengan slot foto, filter warna bisa ditambah sendiri, dan warna kiosk mengikuti warna brand yang kamu tentukan.
Di akhir sesi kiosk menampilkan QR ke halaman unduh pribadi. Pelanggan bisa mengunduh satu per satu atau sekaligus. Masa aktifnya bisa diperpanjang dari kiosk.
Kertas dan tinta diganti oleh orang di lokasi, biasanya seminggu sekali tergantung ramainya. Sisa kertas terlihat di dashboard, jadi kamu tahu kapan harus mengganti sebelum habis.
Rp 3.000.000 sekali bayar untuk booth pertama, Rp 1.500.000 untuk tiap booth tambahan, lalu Rp 250.000 per booth per bulan. Semua fitur termasuk, tidak ada paket bertingkat. Perangkat kamu siapkan sendiri. Pemasangan aplikasi dan uji coba sampai cetakan pertama keluar kami bantu.
Bisa. Tiap lokasi punya paket, harga, frame, dan warna sendiri, dan semuanya dipantau dari satu login.
Satu booth yang mengurus dirinya sendiri, dan satu layar untuk kamu memantaunya.